ID | EN | AR

menu

Back

Tuesday, 20 Oct 2026
Kucing Sulit Buang Air Kecil? Kenali Bahaya FLUTD yang Jadi Perhatian Me-O Cat Fun Day Bandung

Home

News

News Detail

101 Views

Share Link

Memelihara kucing bukan sekadar menyediakan makanan dan tempat tinggal. Di balik tingkah menggemaskan hewan berbulu ini, ada tanggung jawab pemilik untuk menjaga kesehatan, memperhatikan kebutuhan nutrisi, hingga mengenali gejala penyakit yang kerap luput dari perhatian.

Pesan itulah yang diangkat dalam Me-O Cat Fun Day 2026 Roadshow Bandung, sebuah kegiatan yang mempertemukan komunitas pecinta kucing atau cat parents di Lapangan Saparua, Kota Bandung, Minggu, 11 Oktober 2026.

Setelah sebelumnya hadir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Me-O melanjutkan rangkaian kegiatannya ke Bandung dengan membawa konsep hiburan, interaksi komunitas, dan kepedulian terhadap kesehatan hewan peliharaan. 

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan aktivitas menyenangkan bagi pemilik kucing, tetapi juga mengangkat persoalan kesehatan yang penting diketahui, salah satunya Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD), yakni kelompok gangguan pada saluran kemih bagian bawah kucing.

Penyakit ini perlu mendapat perhatian karena gejalanya dapat terlihat dari perubahan kebiasaan buang air kecil. Dalam kondisi tertentu, gangguan saluran kemih bahkan dapat berkembang menjadi keadaan darurat yang membutuhkan penanganan dokter hewan.

 

Dari Zumba hingga Selebcing, Me-O Rangkul Komunitas Pecinta Kucing Bandung 

Bandung menjadi salah satu kota yang disambangi dalam rangkaian Me-O Cat Fun Day 2026. Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berupaya menghadirkan ruang pertemuan bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan dan kepedulian terhadap kucing. 

Berbagai aktivitas diperkenalkan dalam agenda roadshow, mulai dari Zumba bersama, permainan bertema kucing atau Cat Games, hingga sesi bincang santai bersama kucing populer di media sosial yang dikenal sebagai selebcing. 

Dua di antaranya adalah Neng, yang dikenal melalui akun Instagram @nengmolencantik, dan Nastar dari @marucatfamily. 

Kehadiran selebcing menjadi salah satu daya tarik kegiatan karena memberikan kesempatan kepada komunitas untuk mengenal lebih dekat kucing-kucing yang memiliki penggemar di media sosial. 

Selain kegiatan komunitas, penyelenggara juga menyiapkan pembagian hadiah atau doorprize sebagai bagian dari rangkaian acara. 

Bagi para pemilik kucing, kegiatan semacam ini menjadi kesempatan untuk memperluas pertemanan, berbagi pengalaman memelihara hewan, dan memperoleh informasi mengenai perawatan kucing. 

 

Me-O Ingatkan Pentingnya Merawat Kucing Secara Menyeluruh 

General Manager Marketing Perfect Companion Indonesia, Mila Likumahua, mengatakan bahwa Me-O ingin menjadikan Cat Fun Day sebagai sarana mempererat hubungan antarkomunitas pecinta kucing di berbagai daerah.

"Kami ingin membawa semangat kebersamaan dan solidaritas pecinta kucing, bukan hanya di Bandung, tapi juga di Indonesia, lewat Me-O yang dipercaya jutaan cat parents untuk bisa selalu sehat dan melewati berbagai momen bersama," ujar Mila dalam keterangan penyelenggara. 

Menurut penyelenggara, kedekatan emosional antara pemilik dan kucing perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kebutuhan hewan peliharaan sehari-hari. 

Perawatan tersebut mencakup pemberian makanan dengan nutrisi sesuai kebutuhan, ketersediaan air minum, kebersihan lingkungan, serta pemantauan kondisi fisik dan perilaku kucing. 

Pemilik juga perlu memperhatikan perubahan kebiasaan yang tampak sederhana, termasuk ketika kucing mulai kesulitan buang air kecil atau lebih sering mendatangi kotak pasir. 

 

Kenali FLUTD, Gangguan Saluran Kemih yang Perlu Diwaspadai Pemilik Kucing 

Salah satu persoalan kesehatan yang menjadi perhatian dalam pesan edukasi Me-O Cat Fun Day adalah FLUTD. 

Istilah FLUTD tidak merujuk pada satu penyakit tertentu, melainkan sekelompok kondisi yang memengaruhi kandung kemih dan uretra kucing. 

Penyebabnya beragam, mulai dari peradangan kandung kemih, batu saluran kemih, hingga penyumbatan uretra. 

Gejala yang perlu diwaspadai pemilik kucing antara lain: 

  • Kucing berulang kali masuk ke kotak pasir, tetapi hanya mengeluarkan sedikit urine.
  • Terlihat mengejan atau kesakitan ketika buang air kecil.
  • Urine bercampur darah. Buang air kecil di luar tempat biasanya.
  • Sering menjilat area kelamin.
  • Mengalami perubahan perilaku, seperti gelisah, bersembunyi, atau kehilangan nafsu makan.

Kucing yang mengejan tetapi tidak dapat mengeluarkan urine harus segera dibawa ke dokter hewan. Penyumbatan saluran kemih, terutama pada kucing jantan, merupakan kondisi darurat yang dapat mengancam nyawa.

Pemilik tidak disarankan mencoba mengobati sendiri tanpa pemeriksaan karena gejala serupa dapat disebabkan oleh beberapa gangguan dengan penanganan berbeda. 

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih Kucing? 

Menjaga kesehatan saluran kemih merupakan bagian penting dari perawatan kucing, baik yang dipelihara di dalam rumah maupun yang memiliki akses ke luar ruangan. 

Salah satu langkah sederhana adalah memastikan kucing memperoleh air minum bersih dalam jumlah yang cukup. 

Pemilik dapat menyediakan beberapa tempat minum di lokasi yang mudah dijangkau dan mempertimbangkan makanan basah sebagai bagian dari pengaturan asupan cairan sesuai kebutuhan kucing. 

Selain itu, kebersihan kotak pasir juga tidak boleh diabaikan. Kotak pasir yang kotor atau ditempatkan di lokasi kurang nyaman dapat memengaruhi kebiasaan buang air kecil kucing. 

Lingkungan yang tenang, kesempatan bermain, dan pengurangan faktor pemicu stres juga penting, terutama bagi kucing yang memiliki riwayat gangguan kandung kemih tertentu. 

Dalam memilih makanan kucing, pemilik sebaiknya mempertimbangkan usia, kondisi tubuh, kebutuhan nutrisi, serta riwayat kesehatannya. 

Apabila kucing pernah mengalami FLUTD, penggunaan makanan dengan formulasi khusus perlu dikonsultasikan kepada dokter hewan. Tidak semua gangguan saluran kemih dapat ditangani hanya dengan mengganti makanan.


Me-O Cat Fun Day Dorong Kepedulian Komunitas Kucing 

Melalui roadshow di Bandung, Me-O berupaya memperluas keterlibatan komunitas pecinta kucing sekaligus mengingatkan bahwa hubungan antara manusia dan hewan peliharaan membutuhkan tanggung jawab jangka panjang. 

Kegiatan komunitas seperti Me-O Cat Fun Day dapat menjadi sarana mempertemukan pemilik kucing dengan beragam pengalaman, mulai dari mereka yang baru mengadopsi hingga yang sudah bertahun-tahun memelihara kucing.

Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan, edukasi mengenai kesehatan, nutrisi, dan perawatan yang tepat menjadi semakin relevan. 

Sebab, kasih sayang kepada kucing tidak cukup hanya ditunjukkan dengan menggendong, mengajak bermain, atau memberikan makanan kesukaannya. 

Kemampuan mengenali tanda ketika hewan peliharaan sedang sakit dan mengambil tindakan medis yang tepat juga menjadi bentuk kepedulian yang tidak kalah penting.